Sabtu, 12 Januari 2013

Cerita Bandara







Bandara punya cerita
Tentang perpisahan, sayang, tentunya



Dengarkan ya,
Katanya begini, perpisahan itu adalah menyerupai duka sementara yang terkadang tidak menimbulkan luka
Ini hanya masalah jarak, juga waktu
Serahkan saja semua seperti sediakala, adanya perpisahan karena keadaan yang mengarahkan segala pertemuan

Buah hasil dari perpisahan tersebutlah kerinduan

Seperti cerita kursi yang memapah tubuhku kini, kerinduan itu terletak lima jengkal dari kesabaran untuk menunggu
Menunggu akan datangnya sebuah pertemuan
Erat kaitannya,bukan?
Adanya pertemuan, cepat maupun lambat akan hadir perpisahan, lalu mengendapkan kerinduan yang pada akhirnya hanya bisa menunggu



Jadi, sayang, aku akan menunggu



@Juanda Airport


fidget

----------
Posted with Blogger for BlackBerry

Kamis, 10 Januari 2013

Menyenandungkan Kita

Juga akan kuputar lagu, bertemakan hujan
Untuk menyamankanmu disisiku (dalam pelukan) :')


Jangan beranjak sampai kaset itu terhenti, sayang









"I often close my eyes
And I can see you smile
You reach out for my hand
And I'm woken from my dream
Although your heart is mine
It's hollow inside
I never had your love
And I never will

And every night
I lie awake
Thinking maybe you love me
Like I've always loved you
But how can you love me
Like I loved you when
You can't even look me straight in my eyes

I've never felt this way
To be so in love
To have someone there
Yet feel so alone
Aren't you supposed to be
The one to wipe my tears
The one to say that you would never leave

The waters calm and still
My reflection is there
I see you holding me
But then you disappeared
All that is left of you
Is a memory
On that only, exists in my dreams


I don't know what hurts you
But I can feel it too
And it just hurts so much
To know that I can't do a thing
And deep down in my heart
Somehow I just know
That no matter what
I'll always love you


So why am I still here in the rain"



fidget


Maafkan Kemarahanku


Maafkan atas kemarahanku





Kemarilah, sayang
Duduklah disampingku
Kan ku seduhkan secangkir kopi yang mengepulkan bayangan tentang kita dulu












Barangkali dengan begitu,

aku bisa mengulang saat terindah itu bersamamu didalam ingatan kita, bukan hanya aku






fidget







LELAH !!!!!





Aku lelah, sayang, aku lelah

Aku lelah berpura-pura kuat saat waktu memaksa kita untuk saling tatap
Aku lelah harus memejamkan mata sejenak, yang berharap kamu tak kan nampak lagi tepat dimana aku berhadap
Aku lelah menelan segala rindu yang kian hari semakin seperti pecahan kaca


Aku marah padamu, sayang, sadarkah ??
Beberapa hari ini, sengaja tak menemuimu disini
Sebab, sekali lagi, aku . . .
Aku lelah . . .





Apa aku harus menyerah untuk segala rindu yang selalu kudebarkan pada jantungku ??  Ku alirkan dipembuluh-pembuluh nadiku ??

Ah tak semudah itu !
Lalu aku harus bagaimana, sayang ??
Bagaimana ??
Jawab !!!
Jangan hanya tinggal diam seperti itu, jawab !!





Tidakkah kau bisa melihat sisa sekerat rinduku yang sekarat ??
Hah ??!!
Sedangkan detaknya sudah lemah menyerah !!



Jangan diam !!
Jangan bungkam !!




Atau akan ku tampar bibirmu dengan setangkup bibirku ??!!









fidget



Rabu, 02 Januari 2013

Sore Berhujan


Apa yang paling engkau rindukan disore berhujan ini, sayang?











Menikmati secangkir teh hangat yang masih mengepul asapnya atau mencari kehangatan yang sengaja ku hantarkan lewat gesekan lembut antar jemari kita yang bertautan ?






fidget



----------
Posted with Blogger for BlackBerry

Berlebihan ??



Sebenarnya, dengan buku yang tertumpuk tepat dihadapku, aku tak sedang belajar mempersiapkan ujian nanti siang, sayang







Melainkan , sibuk mengelabui rasa rinduku akan kalimatmu yang serupa ini "Semangat sayang untuk UASnya, doaku menyertai setiap goresan penamu disana"


Bukan, bukan hanya itu saja
Terlebih menghindarkan rinduku atas kehilanganmu, sejak tak lagi ada pesanmu yang menyemangati langkahku
Sungguh, jika kau mengaggapku ini sesuatu yang berlebihan.
Ya, memang rasa kehilangan ini berlebih padamu




Ah, sudahlah
Tak pantas jika aku berbicara seperti ini,  bukan ??






Semangat ya untukmu
Aku senantiasa mendoakanmumu terlebih dahulu, dibanding dengan mendoakan diriku sendiri








fidget


Selasa, 01 Januari 2013

Hopefully in 2013




Semalam, sayang, dipergantian hari menuju tahun selangkah dari 2012, aku menyaksikan kembang api yang menetas ramai dari balik menara itu bersama seorang teman

Yang sebelumnya, aku telah mengatupkan kedua tangan tepat didepan dada dengan mata seraya memejam , mencoba memilin harap dalam untain doaku untuk sepanjang 2013


Bersamaan setelah ku tutup dengan berucap amin, ribuan pendar cahaya berwarna-warni serentak memecah langit seolah ikut menggemakan segala harapku






*Buatlah harapan baru dalam sujudmu, sayang
Selipkan namaku didalamnya



fidget