Selasa, 09 Juli 2013

Sial #2




~Kena tilang~



Jika memang bukan firasat buruk, lalu apa ??







fidget




Sial #1



~Kecelakaan kecil~





Mungkin kurang hati-hati
Atau firasat buruk tentangmu ??
Ah tidak !





Semoga kita selalu dalam lingkup perlindunganNya
Amin :')




fidget






Tak Berbalas




Waktu dengan mudah membuat sebuah pertemuan, bukan begitu sayang??
Dengan tak cukup lama, mengubahnya menjadi sebuah perpisahan





Bagimu, sayang, rinduku yang ku haturkan beberapa kali di awal percakapan seperti sebuah angin lalu

Setidaknya masih sanggup kau rasa, walau tak pernah berbalas













Tsah !!
"Aku masih ingin bertahan"
Begitu ucapku, meyakinkan rasaku





fidget








Menjauh




Sedang perjalanan menuju Pamekasan - Madura



Sebenarnya, hanya ingin menjauh dari kenyataan yang kulihat dari sebuah pesan malam tadi

Menenangkan otakku yang penuh dengan selipan-selipan kisah, saat kita di hadapkan dengan secangkir kopi.









fidget



Bergantung

Seperti biasa, astma ini datang tak pernah mengerti kondisi
Sama halnya rindumu yang beberapa kali menerbitkan kesedihanku sendiri






Dan, memang pada tabung kecil ini aku bergantung -_-






"Jangan pernah bergantung kepada apapun"

Begitu kan sepotong katamu?

Jadi bagaimana jika aku bergantung padamu, boleh ??






fidget







Kamis, 27 Juni 2013

Selamat Hujan



Maka biarkan aku mendoakanmu dengan bulir-bulir air mata yang kerapkali turun bersama hujan



Selamat Hujan, Kamis
Untuknya, sampaikan ciumanku yang terkemas dalam sekotak kenangan manis








fidget





Senin, 24 Juni 2013

Hidup itu Sementara, Begitu Pula Bahagiamu







" Bagaimana apakah sudah dibukakan pintu??"



"Ku rasa belum"


"Mengapa bisa seperti itu?"

"Mana mungkin, seorang ibu mau menerima wanita menjijikkan seperti itu"

"Hus, jangan berbicara yang kau tak pernah tau sesungguhnya"

"Lihat saja, lihat!
Dia, berbuat baik hanya ingin dilihat oleh orang lain.
Dia, bermuka dua dengan banyak kemunafikan 
Dia, merampas milik orang lain tanpa merasa bersalah 
Dia, menertawakan kesedihan orang lain
Dia.... "


"Cukup! Jangan menilai buruk oranglain
Setiap wanita selalu mempunyai sisi kebaikannya"


"Kebaikan?? Oh Tuhan!!
Dia memang baik, tetapi hanya dengan sesama jenisnya saja"


"...??"


"Sesama orang jahat
Sesama orang licik dan picik
Aku bahkan baru saja menemukan, sesosok makhluk seperti itu
Ini parah, dunia sudah hampir mau kiamat
Bukankah tanda-tandanya adalah seperti menuruti hawa nafsu, orang pendusta dibenarkan, dan orang yang jujur didustakan, orang yang berkhianat dianggap dapat dipercaya, orang yang dapat dipercaya dianggap berkhianat?"


"Aku semakin tak mengerti yang sedang kau bicarakan" 



"Aku berdoa agar Allah senantiasa membakar tubuhnya kelak dengan segala celaka"


"Jangan seperti itu!!"


"Tak ada yang bisa menyadarkan wanita semacam itu.
Pikirannya sudah hampir menjadi batu. Tak punya otak
Dan hatinya? Sepertinya sudah digelapkan
Jadi bagaimana mungkin bisa sadar dengan segala kesalahannya?"


"Wallahu A'lam
Hanya Allah Yang Maha Mengetahui"



"Seandainya wanita itu bahagia, itu hanya sementara
Tak lama lagi akan musnah
Hanya menunggu waktu
Sebab, sumber kebahagiaanya adalah haram baginya"






fidget