Rabu, 27 November 2013

Tak Menyentuh Hati Tuhan




Luruhnya air yang mengguyurku senja ini, berujar lirih bahwa ada potongan doa kita dalam kisah yang pupus itu tak pernah sampai menyentuh hati Tuhan



Aku sedikit mengerti, sayang, mengapa ketika aku mendoakan keabadiaan tentang kita, memang tak pernah menjadi nyata







fidget



Selasa, 19 November 2013

Binar






Aku mengerti benar, tentang binar di sepasang matamu pada satu masa kala aku berujar "Aku mencintaimu melebihi rasa sayangmu pada pertemuan awal terjadinya kita"




Begitu juga aku, sayang, malam ini mengingat dengan rapat dalam setiap ingatan.
Binar itu muncul tetibanya pada sepasang di balik kacamataku
Yang lama-kelamaan menjelma menjadi bulir air yang membelah pipi dengan hangat
Sehangat usapanmu ketika menyeka dengan cepat










fidget




----------
Posted with Blogger for BlackBerry

Sabtu, 09 November 2013

Pada Dadamu





Angin membawa aroma tubuhmu tepat sejengkal di depan hidungku




Sekejap aku telah berada tenggelam dalam dadamu
Membenamkan rindu yang meronta melulu



Sudah pernah kah aku berucap bahwa aku terlalu candu pada peluhmu?
Pada bagian manapun, termasuk di sana. - Pada dada dan raut wajahmu








fidget






Membenamkan Jenuh




Sedang merindukan jalan-jalan santai di sudut kota seraya menikmati pelukan angin pada sepanjang senja, tanpa harus berbicara



Sedang ingin membuang riuhnya bincang di dalam pikiran yang kian hari kian tak terkendali






Sedang berniat membenamkan jenuh pada secangkir kopi yang memahit






fidget




Sabtu, 26 Oktober 2013

Selamat Hujan






Selamat hujan, sayang





Ada doa rindu yang telah sampai pada langit, katanya agar sesegera turun hujan malam ini
Sebab rasa terberat adalah menahannya hingga semusim tiada henti.




Apa doa rindumu untukku, sayang ??
Apakah engkau meminta agar suatu waktu tetes itu akan menuntun kita hingga berada pada satu tempat??  Lalu tiada cakap diantara kita, hanya saling tatap saja. Begitukah ??


Akan kuceritakan tentang aku selagi tak bersamamu
Tentang praktikum yang melelahkan , laporan yang membosankan. Ketika aku harus menyingkarkan rasa tega membunuh beberapa hewan, bahkan saat masih jadi embrio
Atau apakah aku pernah bercerita kepadamu bahwa ada seorang dosen yang hampir saja ku kira ayahmu ?? Pernahkah??

Aku merasa sedikit berantakan. Makanku mulai tak teratur, sayang. Aku terlampau sering terlambat masuk kelas. Mengumpulkan laporan tidak tepat waktu. Menjadi asisten dosenpun tak pernah bisa sepenuhnya. Dan satu lagi, aku tak menyempatkan waktu menyapamu di sini.


Ini karna aku tak pandai mengatur waktu, begitu kan katamu ??


Ah tunggu, sayang
Bolehkah aku bertanya satu hal di sela rerintik hujan malam ini ??

Raba hatimu, apakah namaku masih berdetak di sudutnya??
Apa kau masih mencintaiku, sayang ??






fidget






Rabu, 16 Oktober 2013

Bawakan Hujanmu




Selamat datang kembali, Pelangiku




Sesegera bawakan aku hujanmu
Agar rinduku tak berderai sendiri dari mataku








fidget





Selasa, 15 Oktober 2013

Mendoakanmu





Senja selalu sama


Hanya saja, cara menikmatinya terkadang berbeda

Dengan tangan yang bertangkup seraya mendoakan kebahagiaanmu, misalnya
Walau secara sadarpun , bahagiamu adalah sedikit rasa sakit yang bertubi-tubi pada setiap awal pagi hingga pengujung malam




@Raya Kejapan




fidget